Kumpulan Aset Investasi Berupa Portofolio ini Jenis dan Cara Membuatnya

Seperti pada industri pada umumnya investasi juga memiliki penggunaan bahasa tersendiri. Salah satu hal yang kerap digunakan oleh seorang investor adalah kata portofolio investasi yang mengacu pada aset yang telah diinvestasikan. Portofolio investasi merupakan kumpulan aset seperti saham ,obligasi, Reksadana dan dana yang diperdagangkan di bursa. Portofolio investasi sendiri lebih mengarah kepada konsep ketimbang ruang fisik terutama pada masa digital yang akan sangat membantu untuk memikirkan semua aset di bawah satu atap.

Portofolio investasi sendiri biasanya dikantor ikan dalam dua kategori utama yaitu investasi strategis yang melibatkan pemilihan aset keuangan dengan potensi pertumbuhan jangka panjang. Yang maksudkan untuk mempertahankan aset tersebut untuk tubuh dalam jangka waktu yang lama. Kemudian kategori yang kedua adalah pendekatan taktis yang merupakan jual beli aktif dengan harapan mencapai keuntungan dengan jangka waktu yang pendek.

Komponen portofolio investasi

Portofolio investasi merupakan sekelompok investasi yang dapat digunakan untuk mendapatkan keuntungan serambi memastikan bahwa modal dan aset tetap dapat dipertahankan. Aset tersebut merupakan ilustrasi yang disebut kelas aset investor atau penasihat keuangan perlu memastikan bahwa ada campuran aset yang baik agar keseimbangan tetap terjaga. Yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan modal dengan risiko yang tidak terlalu tinggi. Berikut beberapa komponen dari portofolio investasi.

Saham adalah komponen yang paling umum dari portofolio yang merupakan bagian dari sebuah perusahaan. Yang artinya pemilik saham merupakan pemilik sebagian dari perusahaan menjual saham. Besar-kecil persentase kepemilikan perusahaan tergantung jumlah saham yang dimiliki. Jenis portofolio investasi ini merupakan sumber pendapatan ketika perusahaan menghasilkan keuntungan dan membagikan keuntungan melalui dividen kepada pemegang sahamnya. Lalu mereka juga dapat menjual saham dengan harga yang lebih tinggi tergantung dengan kinerja perusahaan.

Baca Juga :  Alasan Kenapa Investasi Emas Selalu Menguntungkan

Yang berikutnya adalah obligasi yang merupakan tindakan ketika investor meminjamkan uang kepada penerbit obligasi seperti pemerintah perusahaan maupun agen obligasi. Investasi sendiri memiliki tanggal jatuh tempo yang merupakan kesepakatan dari kedua belah pihak yang akan ditambahkan dengan bunga. Dibandingkan dengan saham obligasi tidak memiliki risiko yang terlalu tinggi namun sebanding dengan penghasilannya yang lebih kecil daripada saham.

Yang berikutnya adalah investasi alternatif yang dapat dimasukkan ke dalam portofolio investasi. Bisa berupa aset yang nilainya dapat berkembang dan bertumbuh seperti emas minyak dan property. Investasi alternatif biasanya kurang dapat diperdagangkan dibandingkan investasi tradisional seperti saham maupun obligasi.