Pedagang Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka Kapolsek Dicopot BQ News
Source Image : kompas.com

Pedagang Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka, Kapolsek Dicopot

Setelah viralnya kasus penganiayaan yang terjadi di pasar Gambir Medan pada minggu tanggal 5 Oktober 2021 Kapolsek Percut sei tuan dan Kanit Reskrim polres resmi dicopot dari jabatannya. Hal ini dikarenakan setelah dilakukan evaluasi dari kasus-kasus yang terjadi di wilayah tersebut. Kabid humas Polda Sumut Kombes pol Hadi Wahyudi menerangkan setelah usai melakukan pengeboran kasus pembunuhan berencana seorang pria di hotel mutiara Hawaii.

Kabid Humas tersebut mengatakan iya Kapolsek dan Kanit Reskrim dicopot. Dijelaskan bahwa pencopotan tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan audit yang dilakukan sendiri oleh pemimpin polri. Kedua preman yang berinisial DD dan FR sebelumnya diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pedagang wanita bernama little iman gea. Namun sebelumnya kedua preman tersebut membuat laporan sehingga membuat pedagang perempuan tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Irjen pol RZ panca putra mengatakan nantinya penyelidik Polrestabes Medan akan melaksanakan gelar perkara bersama untuk menentukan tindakan yang akan diambil. Diharapkan dengan ditarik nya penanganan ke Polda Sumut diharapkan kasus ini tidak lagi menjadi kekhawatiran maysarakat terhadapt perlakuan yang tidak adil oleh apparat penegak hokum.

Setelah resmi dicopot eks Kapolsek Percut sei tuan gelar doa bersama di di ruang terbuka yang ada di Polsek. Beberapa personil Polsek Percut terlihat duduk bersama dengan anak-anak yatim yang diundang untuk melakukan doa bersama. Beliau Beroda agak bisa bertugas lebih baik di tempat barunya dan semoga para anggota polsek precut selalu sehat saat bertugas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *